Postingan

Analisis Saham MIDI: Kinerja Menarik, Harga Lumayan Murah

Gambar
Di bulan Juli ini perusahaan terbuka sudah mulai merilis laporan keuangan mereka. Ada yang menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan, dan ada pula yang kinerjanya stagnan atau bahkan menurun. Salah satu perusahaan ritel yang kinerjanya cukup bagus dan mengalami peningkatan sampai saat artikel ini ditulis adalah MIDI alias PT Midi Utama Indonesia Tbk. Logo Aflamidi, salah satu brand yang dinaungi MIDI. Sekilas tampilannya mirip dengan logo Alfamart Seperti biasa sebelum membahas tentang prospek MIDI, ada baiknya kita membahas sejarah MIDI terlebih dahulu. PT Midi Utama Indonesia Tbk. didirikan pada tahun 2007 di Jakarta. Awalnya perusahaan ini bernama PT Midimart Indonesia. Pada tahun yang sama perusahaan ini membuka gerai pertamanya di Jakarta Pusat. Setahun berselang nama perusahaan berubah menjadi PT Midi Utama Indonesia. Perusahaan pada tahun yang sama juga membuka cabang di Surabaya, Jawa Timur. Di tahun 2009 perusahaan membuka gerai Alfaexpress yang berlokasi di Mangga B...

Analisis Saham ERAA: Harga Wajar, Kinerja Lumayan

Gambar
Saat artikel ini ditulis, banyak saham yang sedang didiskon. Hal ini bukan dikarenakan fundamental saham tersebut buruk, melainkan dikarenakan munculnya risiko sistematis. Risiko sistematis adalah risiko yang berdampak pada seluruh perusahaan, dan tidak dapat dihindari oleh seluruh perusahaan yang ada di Bursa Efek Indonesia. Layaknya manusia pada umumnya, saat ada barang yang kita inginkan dikenai diskon, tentu barang itu akan membeli. Hal yang sama juga berlaku dalam dunia pasar modal. Banyak saham yang sudah terdiskon, bahkan terdiskon lebih dari 50%. Tentunya saat memilih saham, tidak hanya diskon yang dilihat, namun juga aspek fundamental, aspek manajemen dan aspek masa depannya. Salah satu perusahaan yang memiliki fundamental yang bagus, diskon yang lumayan besar, manajemen yang bagus, dan masa depan yang cukup gemilang adalah PT Erajaya Swasembada Tbk., dengan kode saham ERAA. Seperti biasa sebelum membahas aspek keuangan, manajemen, dan produk sebuah emiten, ada baiknya sejarah...

Analisis Saham PT Astra International Tbk. (ASII)

Gambar
Di Indonesia ada banyak grup perusahaan yang mengelola beragam bisnis. Sebut saja grup PT Indomobil Sukses International (IMAS) yang mengelola bisnis otomotif, alat berat, dan beberapa bisnis pendukung lainnya IMAS sempat saya ulas di tulisan ini . Lalu ada grup Djarum yang mengelola bisnis rokok, perbankan, dan peralatan elektronik (Polytron, yang sekarang juga menjual sepeda motor listrik).  Mendengar kata ‘Astra’ mungkin mengingatkan pembaca akan sepeda motor dan mobil. Hal ini tidak salah, karena pada fase awal-awal berdirinya ASII, produk yang dijual adalah mobil Toyota dan sepeda motor Honda. Selain menjual produk-produk otomotif, ASII juga menjalankan bisnis dalam bidang agribisnis, jasa keuangan, alat berat, teknologi informasi, dan properti, Grup Astra bukanlah pemain kemarin sore. Perusahaan ini sudah berdiri tahun 1957 sebagai perusahaan dagang. Di tahun 1969, perusahaan menjadi distributor kendaraan dengan merek Toyota di Indonesia. Setahun kemudian, ASII menjadi distri...

Analisis Saham PT Indomobil Sukses Makmur International Tbk (IMAS)

Gambar
Semenjak perang Iran dengan Amerika berkecamuk, harga minyak dunia mengalami kenaikan. Harga bahan bakar minyak di berbagai belahan dunia pun mengalami kenaikan. Hal yang sama juga terjadi di Indonesia beberapa waktu yang lalu, di mana bahan bakar non subsidi mengalami kenaikan harga. Tentunya kenaikan harga ini, jika berlangsung dalam waktu lama, dapat meningkatkan biaya transportasi pengendara sepeda motor maupun mobil. Logikanya, ketika harga barang-barang naik, konsumen yang rasional akan mencari alternatif lain. Logika yang sama juga berlaku dalam hal transportasi. Saat harga bahan bakar naik, maka konsumen akan mencari moda transportasi lain yang biaya operasionalnya lebih rendah. Entah itu dengan menggunakan transportasi umum yang biayanya lebih murah, atau menggunakan kendaraan pribadi yang biaya operasionalnya lebih rendah daripada kendaraan berbahan bakar minyak. Kendaraan listrik bisa menjadi salah satu alternatif saat harga bahan bakar naik. Hal ini dikarenakan harga listri...

Analisis Saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE)

Gambar
Banyak cafe maupun tempat makan yang berdiri belakangan ini. Ada yang berfokus pada konsep take away saja, ada pula yang menyediakan tempat makan plus kumpul-kumpul. FORE adalah salah satu dari sekian banyak cafe yang menawarkan minuman sekaligus tempat untuk kumpul-kumpul (baca:nongkrong). Beberapa gerai milik FORE seringkali terlihat ramai dipenuhi muda-mudi. Apakah hal ini menunjukkan sahamnya layak untuk dibeli? Logo PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) Seperti biasa, sebelum sampai ke kesimpulan layak atau tidak, banyak faktor yang perlu diperhatikan. Faktor pertama yang perlu diperhatikan adalah sejarah perusahaan itu sendiri. PT Fore Kopi Indonesia berdiri tanggal 3 Juli 2018. Outlet pertama FORE berlokasi di Senopati, Jakarta. Berselang setahun kemudian, FORE melakukan ekspansi dengan membuka outlet di Bandung, Medan, dan Surabaya sehingga total outlet yang dimiliki FORE adalah 118 outlet. Saat pandemi menyerang, FORE beradaptasi dengan meluncurkan produk kopi ukuran 1 liter dan ...